Cari Dokter

Bagaimana Proses Persalinan Bayi ?
20 Jun 2023
123 views

Bagaimana Proses Persalinan Bayi ?

Setelah mengandung atau menjalani masa kehamilan selama 37 sampai 42

minggu, kini tibalah saat yang ditunggu dan mendebarkan. Seorang calon

ibu harus menjalani proses persalinan untuk mendapatkan bayi yang

didambakan. Proses ini juga dialami semua dari kita, tetapi tentu saja

kita tidak ingat bagaimana peristiwa tersebut, peristiwa ketika Anda

keluar dari rahim ibu. Mari cari tahu, apa yang terjadi pada peristiwa

pertama kali dalam hidup Anda.

Selama kehamilan, janin tinggal dengan aman pada rahim calon ibu. Di

tempat yang terlindung ini, janin mendapat makanan yang bergizi,

terlindung dan terus berkembang sampai akhirnya janin lengkap membentuk

organ-organ tubuh dan siap dilahirkan. Proses ini dapat terus

berlangsung karena leher rahim tertutup rapat sehingga janin dapat terus

tinggal aman di dalam rahim selama kurang lebih 9 bulan. Setelah masa

kehamilan selesai, kini janin siap untuk keluar dari rahim dalam proses

persalinan.

Proses Persalinan Seorang calon ibu yang

akan bersalin, biasanya akan dimulai dengan rasa mulas pada perut yang

diakibatkan gerakan kontraksi pada otot-otot uterus. Rasa yang tidak

menyenangkan dan membuat sakit seorang calon ibu. Kemudian, untuk

mempersiapkan jalan keluar bagi bayi, leher rahim mulai menipis, melunak

dan merenggang juga ditambah dengan membesarnya vagina. Bersamaan

dengan membesarnya leher rahim dan vagina, selaput ketuban pecah dan

menjadi penanda, bayi harus segera keluar.

Sebagai tenaga untuk mendorong bayi, rahim mulai menciut dan

berkontraksi yang akan membantu bayi keluar. Calon ibu juga harus

membantu besarnya tenaga dorongan agar bayi dapat segera keluar. Pada

persalinan normal, seorang calon ibu mengejan agar kelahiran bayi yang

ditunggu-tunggu dapat terjadi.

Penyebab rahim yang menciut dan perenggangan leher rahim dipicu oleh 2

hal. Pertama, dihasilkannya hormon oksitosin yang diproduksi otak dalam

jumlah yang besar. Faktor kedua adalah berhentinya hormon progesteron

dari plasenta sehingga rahim mulai berkontraksi dan akan mendorong bayi

keluar.

Setelah bayi keluar, bayi harus mengalami perubahan lingkungan yang

sangat berbeda dari tempat tinggal sebelumnya di dalam rahim. Jika

sebelumnya paru-paru janin pada rahim berisi air ketuban, kini setelah

lahir, paru-paru bayi harus diisi dengan udara agar dapat bernapas.

Untuk mengisi paru-parunya dengan udara, bayi harus menangis dan ini

menjadi tangisan pertama yang menentukan.

.

Menjalani proses persalinan, walaupun dalam waktu yang relatif singkat

akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan, mendebarkan sekaligus

membahagiakan karena inilah proses untuk kehadiran sang buah hati. Agar

dapat menjalankan proses persalinan dengan lancar, kesehatan ibu dan

beberapa prosedur perlu diketahui calon ibu. Maka, sangatlah penting

untuk tetap menjaga kesehatan dan menyantap makanan yang bergizi untuk

menyambut kehadiran bayi Anda.

Tags:
Healthcare Medical
Logo

Jl. Warung Sila No. 8, RT.06/RW.04, Gudang Baru Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12630