Apa Itu Demam?
Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh anak meningkat di atas normal, yaitu:
Suhu normal anak: 36,5°C – 37,5°C
Demam: ≥ 38°C
Demam bukanlah penyakit, melainkan respon alami tubuh terhadap infeksi, baik yang
disebabkan oleh virus maupun bakteri.
Penyebab Demam pada Anak
Beberapa penyebab umum demam pada anak antara lain:
➢ Infeksi virus (flu, batuk pilek)
➢ Infeksi bakteri (radang tenggorokan, pneumonia)
➢ Imunisasi (reaksi setelah vaksin)
➢ Tumbuh gigi (biasanya ringan)
➢ Infeksi saluran kemih
Kapan Demam Masih Normal?
Demam pada anak masih dapat dianggap normal apabila:
➢ Anak masih aktif dan mau bermain
➢ Nafsu makan masih cukup
➢ Masih mau minum
➢ Demam berlangsung kurang dari 3 hari
➢ Tidak disertai gejala berat
➢ Dalam kondisi ini, demam dapat ditangani di rumah dengan pemantauan yang baik.
Cara Penanganan Demam di Rumah
Beberapa langkah yang dapat dilakukan:
➢ Berikan cairan yang cukup untuk mencegah dehidrasi
➢ Kenakan pakaian yang nyaman dan tidak terlalu tebal
➢ Kompres hangat (bukan air dingin)
➢ Berikan obat penurun demam sesuai dosis (misalnya paracetamol)
➢ Pantau suhu tubuh secara berkala
Tanda Demam Berbahaya pada Anak
Segera bawa anak ke rumah sakit apabila ditemukan tanda berikut:
➢ Demam tinggi (≥ 39°C)
➢ Demam lebih dari 3 hari
➢ Anak tampak sangat lemas atau tidak responsif
➢ Kejang
➢ Sesak napas
➢ Tidak mau minum sama sekali
➢ Muntah terus-menerus
➢ Ruam pada kulit
➢ Anak usia < 3 bulan dengan suhu ≥ 38°C
➢ Kondisi tersebut dapat mengindikasikan infeksi serius yang membutuhkan penanganan
medis segera.
Peran Orang Tua dalam Pemantauan
➢ Mengukur Suhu Tubuh dengan Benar
Pengukuran suhu tubuh sebaiknya menggunakan termometer digital pada :
• Ketiak (aksila) untuk anak
• Dilakukan secara berkala, terutama saat anak tampak tidak nyaman
• Hindari hanya mengandalkan perabaan (sentuhan tangan), karena kurang akurat
dalam menentukan suhu tubuh.
➢ Memantau Kondisi Umum Anak
Selain suhu, orang tua perlu memperhatikan kondisi klinis anak, seperti:
• Tingkat kesadaran (aktif atau lemas)
• Nafsu makan dan minum
• Frekuensi buang air kecil
• Pola tidur
• Adanya gejala lain (batuk, muntah, diare, ruam)
➢ Memberikan Penanganan Awal yang Tepat
Langkah awal yang dapat dilakukan di rumah meliputi:
• Memberikan cairan yang cukup untuk mencegah dehidrasi
• Menggunakan pakaian tipis dan nyaman
• Melakukan kompres hangat
• Memberikan obat penurun demam sesuai dosis dan anjuran tenaga kesehatan
➢ Mencatat Perkembangan Demam
Pencatatan sederhana sangat membantu tenaga kesehatan dalam menentukan
diagnosis, seperti:
• Waktu mulai demam
• Suhu tertinggi
• Frekuensi demam
• Obat yang telah diberikan
➢ Tidak Panik, Namun Tetap Waspada
Sikap tenang namun waspada sangat penting. Kepanikan dapat menyebabkan tindakan
yang kurang tepat, sedangkan keterlambatan juga berisiko bagi kondisi anak. Orang tua
diharapkan dapat mengambil keputusan yang tepat berdasarkan kondisi anak.➢ Berkonsultasi dengan Tenaga Kesehatan
Apabila terdapat keraguan atau kondisi anak tidak membaik, orang tua disarankan untuk:
• Berkonsultasi ke dokter atau perawat
• Mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat
• Tidak menunda pemeriksaan jika terdapat tanda bahaya
Kesimpulan
Demam pada anak umumnya merupakan respon alami tubuh terhadap infeksi dan tidak selalu
berbahaya. Namun, orang tua perlu waspada terhadap tanda-tanda tertentu yang
menunjukkan kondisi serius.
Pemantauan yang tepat dan penanganan awal yang benar dapat membantu mencegah
komplikasi serta mempercepat proses penyembuhan anak.Refrensi :
• Ikatan Dokter Anak Indonesia. Pedoman Penanganan Demam pada Anak.
• Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
• World Health Organization. Fever Management in Children.
• American Academy of Pediatrics. Fever and Your Child.